Peluncuran BSC (Bandung Screen College) – Lembaga Diklat Screen Content Berbasis Komunitas

Bandung Screen College (LPBAI-STDC College Network) menjadi pusat training centre komunitas kreatif contentmaker di Indonesia. Ini merupakan “kawah candradimuka” bagi segala umur dan lapisan masyarakat yang berniat mempelajari proses kreasi digital content yang terus kini terus berkembang. Singkatnya, lembaga ini bernama Bandung Screen College (BSC). Keunggulan kompetensi yang ditawarkan meliputi bidang screen yang menyeluruh (multiscreen talents development). “Di sini kami eksplorasi proses media screen expose mulai dari mobile screen, tv satelit, tv cable, iptv, smart tv, inflight tv hingga layar lebar komunitas”, jelas Arvin Miracelova, CEO BSC. 

Peluncuran BSC (Bandung Screen College) – Lembaga Diklat Screen Content Berbasis Komunitas


“Di sini kami eksplorasi proses media screen expose mulai dari mobile screen, tv satelit, tv cable, iptv, smart tv, inflight tv hingga layar lebar komunitas”, jelas Arvin Miracelova, CEO BSC.
BSC (Bandung Screen College) diluncurkan di Bandung (11 Desember 2014), tujuannya menjadi pusat jejaring Screen Community College di Indonesia. Saat ini jejaring ini telah diinkubasi di Bali dan Banyuwangi. “Harapannya Bandung jadi salah satu titik pusat di Nusantara. Disini kan gudangnya orang-orang kreatif di Indonesia. Yakinlah dengan animo yang sudah mendaftar ke lembaga kami, akan lahir karya screen yang berkualitas nasional bahkan internasional”, ujar Adi Raksanagara, Branch Manager BSC.

BSC (Bandung Screen College) selain menyelenggarakan berbagai short program di bidang Contentpreneur dan Screen Entrepreneurship, juga menyelenggarakan diklat pengembangan kreatifitas bagi anak-anak yang disebut Kids Filmmaker Lab, juga mengembangkan program unggulan lain: English Action, Night Acting Class, Islamic Studio, Mobile Content, School Studio, Rumah Scriptwriter, dan lain-lain.

BSC (Bandung Screen College) pun secara berkala menyelenggarakan project pitching dan panel bagi komunitas yang berkaitan dengan profesi perfilman mulai dari pra produksi, produksi sampai pasca produksi.”Apa pun yang berhubungan dengan dunia screen, silahkan hubungi kami”, papar Adi Raksanagara yang hari itu memberikan orientasi kepada beberapa peserta yang tertarik membuat film boneka.

Aktivitas BSC (Bandung Screen College) saat ini selain menyelengarakan diklat untuk screen content juga sedang menggarap beberapa project di bidang Mobile TV provider, IPTV provider, Smart TV provider, Satelit FTA, Cable TV Operators, termasuk menginisiasi jaringan Cinema Rakyat Communitywood. “Nah, soal Communitywood ini, idealisasinya kami ingin mendobrak hegemoni Hollywood dan Bollywood yang sekarang merasuk di masyarakat Indonesia”, papar Arvin yang sejak 2007 telah menggarap screen content puluhan TV Lokal, TV Nasional, dan jaringan TV di Eropa dan Amerika.

Bandung Screen College (BSC – 022 5209273) diinisiasi oleh Lembaga Pendidikan Bisnis Administrasi Indonesia (LPBAI) – Screen Talents Development Center (STDC) COLLEGE NETWORK. Lokasi BSC di kampus Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB), Jl Soekarno Hatta 378.


Lembaga BSC (Bandung Screen College) dikembangkan untuk membangun industri konten (screen content) berbasis komunitas. Founder team, sebut saja; Dr.Drs. Dadang Hermawan (owner STT dan pendiri STIKOM Bali serta jaringannya), Hary M.Hasyim,SE (owner LPBAI network dan pendiri jaringan SMK IT Global ), R. Arvin I.Miracelova,Dipl.Art, SE (selaku CEO, kurikulum terlampir) dan Indah R. Miracelova (selaku COO, kurikulum terlampir). BSC saat ini dipimpin oleh Adi Raksanagara (0821 1527 0846). [dN]

Komentar