Moreveuz Pengusung Musik All Genre Asal Bandung

Bandung tidak pernah kekurangan akan talenta-talenta muda dalam bermusik. Mulai dari cafe, restoran dan perempatan jalan selalu tak pernah sepi dari kegiatan bermusik, bahkan saat ini di Bandung terdapat pemandangan baru! Coba saja perhatikan, setiap akhir pekan takcukup sekali mata melihat iringan kendaraan roda dua pengemudinya dengan menggendong gitar atau pun alat musik lainnya -Begitu pun dengan kumpulan anak muda berikut ... 

Moreveuz Pengusung Musik All Genre Asal Bandung
Moreveuz Pengusung Musik All Genre Asal Bandung
Dengan mengusung All Genre mereka takpernah kekurangan job manggung pada setiap minggunya. Band yang lahir atas dasar ikatan kekeluargaan dan kebersamaan, dengan jumlah personil lima pemuda, menyebut diri mereka dengan nama Moreveuz.

Band asal Bandung Barat yang beranggotakan; Alivalo (Alki) pada Vokal, Dens pada Guitar, Dhey pada Drum, G-monk pada guitar 2 dan Ughe pada Bas ini selalu all out dalam setiap penampilan.

“Bagi kami, Moreveuz adalah keluarga, setiap kesulitan kita selalu menghadapinya dengan musyawarah dan alhamdulillah sampai saat ini kita masih dapat bertahan...." tegas Aliv, frontman band Moreveuz menuturkan kepada Klik Soreang baru-baru ini.

Semangat mereka dalam bermusik pun terbilang takpernah kendor, padahal jadwal perform yang mengisi agenda bermusiknya cukup menguras tenaga. Ada cerita yang menggelitik di balik perjalanan Moreveuz, ketika itu mereka tampil di Bandung Selatan mulai dari perjalanan pergi jalanan menuju lokasi sudah padat merayap hingga akhirnya mengisi acara. Setelah tampil mereka berinisiatif untuk mencari jalan 'tikus' arah pulang guna menghindari kemacetan, pasalnya masih terdapat stage lain yang harus dikejar. Tetapi apa yang di dapat? Rupanya, jalan yang mereka pilih tergenang banjir, dan yang dijumpai adalah kemacetan!“

"Waktu itu kita berputar-putar mencari jalan yang tidak terendam (banjir-red), sampai-sampai jalan setapak dimasuki, muter sana muter sini lewat pinggiran sawah..." cerita Ughe dengan tawa lebar.

Bukan sekali ini saja mereka terhalang banjir. Pernah saat itu hujan besar, demi sebuah profesionalitas, mereka pergi lebih awal dari jadwal tujuannya menghindari hal yang takdiinginkan. Mereka pun nekad menerobos hujan yang begitu lebat, lantas di tengah perjalanan -lagi-lagi jalanan banjir dan macet menyergap perjalanan mereka. Akhirnya, perjalanan pun terhenti di sebuah warung kopi. 

“Kita udah tidak bisa bergerak kang," ujar Aliv 

“Dan lagi, kalau diterusin waktu udah takterkejar. Ya sudah ... Kita putusin ngopi saja!" timpal Dhey

Taksedikit prestasi yang diraih sepanjang perjalanan karir mereka, acara demi acara pernah mereka sambangi, mulai dari acara yang besar hingga acara yang kecil. Bagi mereka bermusik itu bagian dari kehidupan, “Kita selalu bahagia apabila melihat orang terhibur oleh penampilan Moreveuz," kata G-monk. Moreveuz memegang prinsip, kebahagiaan itu sangat mahal harganya dan takdapat digantikan oleh uang dan apapun itu.

Keren sekali Moreveuz! Maju terus bro! Maju terus musik Indonesia! [tep untuk kliksoreang]

Komentar