Tips Fitness Untuk Pemula

Tips Fitness Untuk Pemula - Saat ini bisa jadi Anda tengah bersemangat untuk mengurangi berat badan atau menjaga kesehatan tubuh. Anda pun bertekad untuk melakukan fitness dengan rutin. Spirit sedang tinggi sehingga Anda ingin berolahraga dengan keras.

Semangat besar yang dimiliki tidak salah. Namun, Anda mesti menakar kekuatan tubuh. Apalagi jika sudah lama tidak berolahraga. Anda rawan terkena cedera atau malah kelelahan ketika fitness tanpa memperhitungkan kondisi tubuh.

Menurut Everyday Health, ada beberapa tips fitness untuk pemula. Beginner seperti Anda wajib mengikutinya agar olahraga yang dilakukan berdampak optimal. Kesehatan tubuh yang diimpikan bakal tercapai.
Tips Fitness Untuk Pemula

Tips Fitness Untuk Pemula

Awali Dengan Pelan-pelan

Semangat untuk berolahraga tengah tinggi. Anda sudah membayangkan memiliki tubuh yang sehat. Namun, meski spirit yang dimiliki besar, sangat disarankan untuk mengawali olahraga dengan pelan-pelan.

Jangan memulai fitness dalam ritme dan frekuensi tinggi. Misalnya Anda terus melakukannya dalam waktu satu jam setiap hari dalam seminggu. Hal itu dapat berdampak kurang baik bagi tubuh. Anda rawan terkena cedera atau malah sudah kelelahan terlebih dulu.

Tips fitness untuk pemula yang utama ialah memulai secara gradual. Lakukan pelan-pelan sambil menambah durasi dan frekuensi seiring waktu. Anda dapat memulai fitness selama 30 menit dalam dua atau tiga hari dalam sepekan. Bisa pula hanya satu atau dua kali jika Anda benar-benar sudah lama tidak berolahraga.

Pemanasan Sebelum Peregangan

Sebelum kegiatan fitness dimulai biasanya akan diawali dengan peregangan. Hal ini tepat, namun kerap kali insiden cedera justru dialami dalam momen tersebut. Apalagi jika sebelumnya belum terbiasa untuk berolahraga.

Untuk menghindarinya, lakukan pemanasan terlebih dulu sebelum melakukan peregangan. Anda bisa menggerakkan seluruh bagian tubuh dengan pelan-pelan. Lalu, peregangan dapat mulai dilakukan.
Regangkan masing-masing bagian tubuh selama 15 detik terlebih dulu. Usahakan merata dari bagian mulai dari kaki, tangan hingga leher. Buatlah menjadi rutinitas sebelum melakukan fitness.

Lakukan Jenis Olahraga Berbeda

Anda mungkin punya target spesifik ketika melakukan fitness. Bisa jadi Anda ingin memperkuat otot-otot. Lalu Anda akan melakukan latihan beban terus-menerus.

Ternyata tindakan seperti itu kurang tepat. Everyday Health menyarankan agar Anda tetap melakukan beragam jenis olahraga berbeda. Itu diperlukan agar tidak muncul kebosanan dalam melakukan fitness.

Ada beragam varian yang dapat dilakukan. Anda dapat memilih jenis olahraga untuk fleksibilitas tubuh, daya tahan, kardio, atau aerobik. Pilih sesuka hati yang disukai agar tidak fitness tidak terasa membosankan.

Cari Tahu Cara Penggunaan Alat yang Tepat

Sebagai pemula sangat wajar jika belum mengenal beragam alat di dalam gym. Anda mesti mencari tahu semuanya. Tanyakan kepada petugas yang pasti bakal dengan senang hati membantu Anda.
Jangan sampai menggunakan alat tanpa tahu kegunaannya terlebih dulu. Hal itu berbahaya karena dapat membuat Anda cedera. Lebih baik bertanya terlebih dulu sebagai langkah antisipasi.

Selain itu, kenali kekuatan tubuh Anda. Jangan sampai memaksakan diri ketika menggunakan alat tertentu. Ambil contoh, sebagai pemula, dalam latihan beban, Anda harus menggunakan beban yang sesuai dengan kemampuan. Jangan mengambil yang terlalu berat terlebih dahulu.

Tahu Diri Kapan Harus Beristirahat

Seorang rookie dalam fitness mungkin memiliki semangat tinggi. Terkadang hal itu membuat mereka terlalu berlebihan dalam berolahraga. Akibatnya, bukannya manfaat positif yang didapat, justru hal negatif seperti cedera atau kelelahan bakal diperoleh.

Meski memiliki spirit tinggi, sebagai pemula Anda mesti mampu menahan dari. Lagi-lagi, lakukan semuanya secara gradual. Durasi, frekuensi, serta intensitas berolahraga ditambah setahan demi setahap seiring dengan waktu.

Selain itu, tidak perlu memaksakan diri. Segera beristirahat jika sudah merasa lelah. Hanya Anda yang bisa menentukan momen untuk berisirahat karena Anda yang merasakan kondisi tubuh sendiri. [w3/08_iBM]

Penanaman Modal Dalam Negeri Naik 17 Trilyun

Melansir pemberitaan dari portal Antara beberapa waktu yang lewat (29/7), disebutkan bahwa sepanjang 6 bulan pertama 2016, BKPM melaporkan catatan investasi dalam negeri naik menjadi 102,6 triliun rupiah lebih meningkat daripada 2015 yang mencatat sebesar  85,5 triliun pada satu semester pertama.

Penanaman modal dalam negeri (PMDN) ini memiliki porsi yang meningkat yaitu sebesar 32,9% pada 6 bulan pertama 2015. Dan pada 2016 ini pada 1 semeter pertama telah meningkat menjadi 34,4%.

Hal tersebut di atas merupakan angka positif bagi perkembangan penanaman modal dalam negeri yang mulai menggeliat. Itulah yang disampaikan oleh Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis.

Sebaran Sektor PMDN didominasi oleh lima sektor, antara lain;
  1. Industri makanan; 
  2. Transportasi, gudang dan telekomunikasi,
  3. Tanaman pangan dan perkebunan, 
  4. Industri mineral non logam; dan 
  5. Industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi.
Sehingga apabila dijumlahkan secara keseluruhan maka industri berkontribusi sebesar 50,7 triliun rupiah alias 49,5% dari total PMDN. Untuk penanaman modal asing (PMA) sepanjang 6 bulan pertama 2016 sudah mencapai angka 195,5 triliun rupiah atau 65,6%. Secara persentase angka tersesbut menurun bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai angka 174,2 triliun rupiah atau 67,1%.

Investasi asing tersebut tersebar di 5 sektor utama, antara lain:

  1. Industri kertas, barang dari kertas dan percetakan, 
  2. Industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik, 
  3. Industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi,
  4. Industri alat angkutan dan transportasi lainnya; serta 
  5. Industri makanan.

Negara dengan peringkat teratas sebagai investor asing di Indonesia sepanjang 6 bulan pertama tahun 2016 adalah:

  1. Singapura, 
  2. Jepang, 
  3. Hong Kong, 
  4. China dan 
  5. Belanda.

Penanaman Modal Dalam Negeri Naik 17 Trilyun
Thomas Trikasih Lembong, Kepala BKPM (foto: Internet)
Thomas Trikasih Lembong sebagai Kepala BKPM menyatakan, "Penanaman Modal Dalam Negeri penting untuk kemajuan penanaman modal nasional, sebab hal ini bisa berkontribusi guna menarik kepercayaan asing atas iklim investasi yang mendukung."


"Penanam modal asing akan mengamati kepada orang Indonesia seberapa besar tuan rumah berminat dalam penanaman modal ini," tambah Thomas Trikasih Lembong.

Apabila orang Indonesianya sendiri enggan berinvestasi, maka orang asing pun menjadi ragu-ragu. Itulah perlunya kepercayaan domestik yang membaik, dampaknya bisa menularkan kepercayaan kepada investor asing.

Penanaman modal dalam negeri data BKPM mencatat perwujudan penanaman modal pada enam bulan pertama tahun 2016 mencapai 298,1 triliun rupiah atau 50,1% dari target realisasi investasi nasional sebesar 594,8 triliun rupiah.

Pencapaian realisasi investasi semester pertama tahun 2016 terbagi menjadi dua; PMDN sebesar 102,6 triliun rupiah dengan PMA sebesar 195,5 triliun rupiah. [w1/08_ibd]

DP Rumah Turun Buat Cicilan Naik

Turunnya angka uang muka atau down payment (DP) rumah yang direncanakan akan mulai diberlakukan pada Agustus nanti tentunya akan memberikan kemudahan masyarakat untuk dapat membeli rumah dijual di Bandung atau kota-kota besar lainnya seperti Jakarta dan Surabaya.

Rencana ini merupakan pemberian kelonggaran akan aturan Loan To Value (LTV) atas kredit pemilikan rumah (KPR) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI). Banyak pihak meyakini dengan DP yang lebih rendah tentunya akan ada kenaikan pada besaran cicilan secara bulanan.

Namun, hal tersebut tentunya bukanlah hal yang terlalu mengkhawatirkan. Kenaikan angka cicilan tentunya masih akan berada pada rentang harga yang terjangkau oleh masyarakat atau para calon pembeli rumah.

Misalkan saja, Anda ingin membeli rumah dijual seharga Rp 300 juta rupiah. Dengan aturan lama yang mewajibkan Anda menyiapkan uang muka sebesar 20 persen, maka Anda harus memiliki uang sebesar Rp 60 juta dengan cicilan sebesar Rp 2,7 juta per bulan.

Rumah dijual
Rumah Dijual (foto: internet)
Sementara jika aturan baru sudah diterapkan, Anda harus menyiapkan dana sebesar Rp 45 juta rupiah dan cicilan yang berkisar antara Rp 2,8 juta rupiah. Maka sebenarnya harga cicilan rumah pun masih berada pada rentang kemampuan masyarakat.

Akan lebih bak lagi jika DP KPR dapat turun ke angka 5%. Hal tersebut memungkinkan harga DP rumah untuk dapat turun secara signifikan. Sebagai contoh, dengan membeli rumah seharga Rp 300 juta, Anda hanya perlu menyiapkan uang sebesar Rp 15 juta dengan cicilan sebesar Rp 3 juta per bulannya.

Angka tersebut juga masih masuk dalam batas wajar kemampuan masyarakat. Namun, DP dapat turun dengan drastis dan dapat sangat membantu masyarakat.

Dengan melihat simulasi tersebut, pemerintah dan pembuat kebijakan terkait baiknya tidak perlu terlalu khawatir bahwa kebijakan pelonggaran LTV tersebut dapat memberatkan masyarakat karena menurut perhitungan simulasi, hal tersebut masih dapat dijangkau oleh masyarakat.

Kenaikan cicilan yang tidak terlalu signifikan tidak akan terlalu memberatkan masyarakat. Namun, DP turun signifikan, ini tentunya dapat meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan KPR dan memiliki rumah. Tentunya juga dapat kembali menggairahkan industri tersebut. [w1/08_uid]